Koran Banjar– Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Banjar berlangsung khidmat dan sederhana di Aula Hotel Mandiri Kota Banjar. Kesederhanaan pelaksanaan Musda kali ini merupakan wujud empati PKS terhadap kondisi nasional yang sedang dihadapkan pada berbagai tantangan.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, PKS Kota Banjar menyampaikan duka mendalam kepada para korban aksi—baik dari kalangan masyarakat maupun aparat—serta memanjatkan doa agar Indonesia kembali kondusif. Harapannya, seluruh elemen bangsa dapat bersinergi dalam membangun negeri secara bersama-sama.
Musda sebagai Forum Tertinggi
Sebagaimana diamanatkan dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) Partai, Musda merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat daerah. Proses menuju Musda V PKS Kota Banjar ini sudah berlangsung sejak Juli 2025, diawali dengan Pemira (Pemilihan Raya) yang melibatkan aspirasi anggota.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) kemudian melakukan pertimbangan berdasarkan lima aspek penting:
-
Aspirasi anggota yang dihimpun melalui voting online.
-
Jenjang keanggotaan dan pengalaman kader.
-
Regenerasi usia, dengan ketentuan minimal 5% pengurus berusia di bawah 45 tahun.
-
Pengalaman dalam struktur organisasi partai.
-
Pengalaman sebagai pejabat publik.
Hasilnya, sebanyak 96,7% usulan susunan Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) dari Kota Banjar diterima oleh DPP. Hal ini menunjukkan kuatnya proses demokrasi internal PKS.
Baca Juga: Papuyu Banjar Kian Berkibar Karang Intan Jadi Kampung Perikanan Nasional
Susunan DPTD PKS Kota Banjar 2025–2030
Dalam Musda kali ini, susunan pengurus DPTD PKS Kota Banjar periode baru resmi diumumkan, antara lain:
-
Ketua MPD: Budi Kusmono, MM
-
Sekretaris MPD: Entis S
-
Ketua DPD: Cecep Dani Sufyan, S.Pd.I, S.Sos
-
Sekretaris DPD: Asep Ahmad Mubarok, M.Pd
-
Bendahara: Sri Nuryani
-
Ketua Dewan Etik Daerah: Sudar, S.IP, MM
-
Sekretaris DED: Muhammad Ridlwan, Lc
-
Ketua BKAP: Arif Cahyana, Lc
Visi Ketua Terpilih: Mengokohkan Peran PKS
Dalam pidato politiknya, Ketua DPD terpilih, Cecep Dani Sufyan, menekankan pentingnya konsolidasi internal dan penguatan struktur partai. Baginya, tugas utama partai bukan hanya sebatas organisasi politik, melainkan juga sebagai wadah pembinaan anggota dan pencetak kader yang siap mengabdi kepada masyarakat.
“Kami menekankan pentingnya membangun unit-unit pembinaan anggota sebagai tugas pokok partai. Kami ingin menyiapkan kader yang berintegritas tinggi, bermoral, dan berintelektual, serta mampu melayani masyarakat tanpa pandang bulu. Dengan begitu, PKS bisa semakin kokoh dalam peran strategisnya,” ujar Cecep.
Ia juga menegaskan peran PKS di parlemen daerah. Melalui Fraksi PKS DPRD Kota Banjar, partai akan hadir sebagai jembatan aspirasi rakyat sekaligus mitra kritis pemerintah daerah. Beberapa isu prioritas yang akan dikawal PKS antara lain infrastruktur, reformasi birokrasi, serta pelayanan sosial.Sementara itu, Ketua DPW PKS Jawa Barat, H. Iwan Suryawan, S.Sos, dalam sambutannya menekankan pentingnya mengokohkan jati diri PKS sebagai partai Islam Rahmatan lil ‘Alamin.Ia juga menambahkan bahwa PKS Jawa Barat siap bersinergi dan mendukung penuh DPD Kota Banjar dalam menjalankan program-program kerakyatan.






